Table of Contents: [Sembunyikan][Tampilkan]

Saat ini, masyarakat sudah semakin melek tentang perasuransian. Selain itu, kenyataan bahwa lebih banyak perusahaan asuransi yang bermunculan, membuat preferensi calon nasabah semakin luas. Hal ini juga mendorong meningkatnya jumlah agen pemasar asuransi. Jadi, bagaimanakah syarat menjadi agen asuransi?

Menjadi seorang agen pemasar asuransi, sebenarnya bukanlah sebuah profesi yang mudah. Perlu ketelatenan dalam mengedukasi dan kegigihan untuk melakukan follow up. Namun, di balik perolehan transaksi yang tidak mudah, ada potensi penghasilan yang menggoda.

Empat Syarat Menjadi Agen Asuransi 

4 SYARAT MENJADI AGEN ASURANSI


Merupakan sebuah produk yang susah menjualnya, tetapi mengapa banyak orang tertarik menjadi agen asuransi? Alasannya, bisa jadi karena merasa tertantang. Namun, tidak sedikit yang tertarik nominal komisinya. oleh sebab itu, jika ingin menjadi pemasar polis ini, silakan menyimak syarat-syaratnya

1. Hanya Menjadi Agen di Satu Perusahaan Asuransi Saja

Berbeda dengan pemasaran produk lainnya, syarat keagenan asuransi ini bersifat eksklusif. Artinya, seorang pemasar polis hanya bisa menjadi agen di satu perusahaan saja. Hal ini sesuai dengan kode etik bahwa pemasar asuransi merupakan perpanjangan tangan suatu insurance company untuk mencapai nasabahnya.

Jadi, akan aneh apabila seorang agen mewakili dua perusahaan yang berbeda, bahkan posisinya sebagai pesaing. Itulah sebabnya, sebelum mendaftar menjadi pemasar asuransi, sebaiknya memilih dengan cermat perusahaannya. Jangan lupa juga mengecek potensi jenjang karier dan komisinya.

2. Penuhi Persyaratan Administratif

Syarat selanjutnya lebih kepada kelengkapan administratif. Biasanya, ketentuan ini berupa identitas diri. Contohnya, syarat menjadi agen asuransi Prudential, yaitu menyertakan fotokopi KTP, KK, foto diri, dan memiliki rekening bank. Selain itu, syarat pendidikan, yaitu minimal lulusan SMA.

Berbeda dengan perusahaan asuransi yang sama terkenalnya dengan Prudential, Allianz juga menerapkan persyaratan serupa. Namun, ada tambahannya, yaitu memiliki NPWP. Akan lebih baik juga jika mempunyai kendaraan. Apabila semua syarat administratif terpenuhi, maka calon agen pemasar asuransi wajib menandatangani kontrak keagenan.

3. Bersedia Mengikuti Pelatihan dan Ujian Lisensi

Syarat menjadi agen asuransi berikutnya, setiap agen harus bersedia mengikuti pelatihan. Tujuannya adalah untuk memahami produk dan kode etik, baik dari  perusahaan atau perasuransian secara umum. Dengan mengikuti pelatihan-pelatihan yang ada, para penjual polis ini akan lebih mampu memasarkan produk tersebut.

Selain bersifat teknis, pelatihan maupun seminar dari perusahaan juga berupa peningkatan kualitas. Mengingat perlunya mengedukasi calon nasabah sebelum melakukan penjualan, tentunya skill marketing seorang agen asuransi harus mumpuni. 

Biasanya, setelah pelatihan dasar, para agen harus mengikuti ujian lisensi. Penyelenggara ujian tersebut adalah AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia), AASI (Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia), Atau AAUI (Asosiasi Asuransi Umum Indonesia). Lisensi ini juga menjadi syarat menjadi agen asuransi Allianz, ataupun perusahaan lainnya.

4. Syarat Menjadi Agen Asuransi Berupa Kepribadian

Tidak kalah penting dari ketiga syarat di atas, sebelum menjadi agen asuransi, tentu harus memiliki kepribadian yang baik. Meskipun penghasilan dari agen asuransi ini bisa mencapai miliaran, untuk meraihnya bukan perkara mudah. Perlu beberapa kriteria kepribadian dan karakter yang bisa menjadi pendukung kesuksesan.

Tujuh sifat yang harus dimiliki agen asuransi adalah:

  • Mudah bergaul, agar bisa beradaptasi dengan segala macam calon nasabah.
  • Memiliki kemampuan berkomunikasi secara lugas dan baik, karena akan lebih mudah mengedukasi dan memprospek calon nasabah dengan bahasa penuh empati.
  • Pantang Menyerah dalam menghadapi penolakan dan terus berjuang sampai mampu closing.
  • Bertanggung jawab, artinya memberikan informasi produk dengan jelas, jujur, dan tidak memberikan janji yang muluk di luar kebijakan perusahaan.

Tantangan utama sebenarnya bukan pada syarat menjadi agen asuransi, melainkan diri sendiri. Selama mampu mengasah kemampuan marketing dan komunikasi, juga pantang menyerah, maka penghasilan yang memuaskan ada dalam genggaman.

Bagikan:

Mr Ell

Learn More Gain More, Tak ada yang tidak mungkin selama kita mau belajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Jangan Klik Kanan Bro!